Gejala dan Cara Mengatasi Perut Kembung Kolik Pada Bayi
![]() |
| Perut Kembung Pada Bayi |
Kita sering melihat bayi yang sedang menangis. Bayi yang sedang menangis memiliki begitu banyak arti salah satunya sedang mengalami sakit. Pernahkah atau tahukah kita bahwa bayi kita sedang mengalami perut kembung atau kolik? berikut ini ulasannya
Apa itu perut kembung (Colic)?
Kolik biasanya dikaitkan dengan bayi yang menangis karena sakit perut. Diagnosa ditentukan berdasarkan karakteristik berikut:
- Bayi menangis terus menerus atau sering menangis untuk waktu yang lama tanpa alasan yang jelas.
- Masalah ini berlangsung selama 2 sampai 4 jam sehari untuk setidaknya 5 hari seminggu dan biasanya dimulai pada usia bayi 2 sampai 3 minggu dan berangsur angsur pulih saat bayi mencapai usia 3 sampai 4 bulan.
Mengapa beberapa bayi mengalami perut kembung (kolik)?
Sebab tidak diketahui. Beberapa teori mengatakan sebagai berikut:
Usus :
- Alergi terhadap protein susu sapi.
- Alergi terhadap laktosa.
- Usus belum matang. Proses karbohidrat yang dicerna secara tidak sempurna akan menyebabkan rasa kembung yang tidak nyaman dengan “angin” karena yang berlebihan.
Biologi :
- Cara menyusui: kurang atau lebih menyusui dan kurang menyendawakan bayi.
- Terpapar asap rokok. Ibu yang merokok saat hamil atau di dalam pantangan akan menyebabkan bayi berisiko tinggi untuk perut kembung.
Psikososial:
- Orang tua yang tertekan.
Lainnya :
- Sistem saraf bayi yang belum matang menyebabkan ia lebih sensitif terhadap faktor lingkungan.
Apakah banyak bayi yang mengalami masalah ini?
Diperkirakan 1 sampai 5 dalam 10 bayi mengalami kolik. Apakah tanda-tanda bayi Anda mengalami kolik? Bayi akan sering:
- Menangis sekuat hati dalam jangka waktu yang lama.
- Diikuti menarik kedua belah kaki ditarik ke perut dan tangan dikepal.
- Tidak selalu berhubungan dengan perut buncit, muntah, demam atau tanda penyakit yang lain
Apakah kolik akan menyebabkan masalah serius yang lain?
- Biasanya bayi akan sehat dan bisa tumbuh dengan baik. Namun, masalah ini mungkin dapat menyebabkan depresi dan kecemasan di antara anggota keluarga.
- Orangtua merasa kecewa dan khawatir melihat kondisi bayinya.
Bagaimana cara menghindari masalah ini?
Tidak ada pengobatan yang khusus. Kondisi ini akan pulih dengan sendiri saat bayi berumur 3 sampai 4 bulan. Jika anak Anda kembung perut:
- Hindari terlalu sering mengangkat bayi ketika ia merengek.
- Selimutkan bayi sehingga nyaman dan dodoikan dengan lemah lembut
- Kurangi kebisingan
- Bawa bayi Anda berjalan-jalan
- JANGAN SEKALI-KALI mengguncang BAYI ANDA
- Jika orang tua merasa tertekan atau lelah, coba minta bantuan orang lain untuk menjaga bayi dan ambil istirahat yang cukup.
Dapatkan nasihat dokter jika :
- Tangisan bayi Anda seperti di dalam kesakitan.
- Ada masalah lain seperti muntah, perut buncit, diare atau sembelit.
- Bayi Anda demam
- Orangtua terlalu khawatir atau penat dan tidak bisa menangani masalah ini sendiri.
Obat apa yang dapat membantu?
Tidak ada obat yang efektif untuk meredakan perut kembung. Anda dapat mencoba obat untuk “angin” atau “colic” dan sejenis obat bernama “Dimethicone” untuk mengurangi rasa kembung.
Bagaimana cara menghindari masalah ini?
Jika bayi Anda mengisap susu botol:
- Lakukan teknik menyusui yang benar, pastikan ukuran puting yang sesuai dan sendawakan bayi Anda di antara menyusui.
Jika bayi menyusu badan:
- Lanjutkan menyusui, tetapi ibu harus menghindari makanan tertentu seperti kobis, brokoli, kembang kol, dan kafein.
Peringatan
Kembung perut (colic) adalah masalah yang menantang tetapi tidak menimbulkan efek bahaya bagi bayi pada masa akan datang. Dengan diagnosis yang tepat merupakan hal yang penting.
Dapatkan nasihat dokter jika:
- Diagnosis tidak dapat dipastikan
- Adanya tanda-tanda penyakit serius yang lain.
Begitulah kondisi, pengobatan dan cara menghindari perut kembung pada bayi (kolik). Semoga bermanfaat

Posting Komentar untuk "Gejala dan Cara Mengatasi Perut Kembung Kolik Pada Bayi"