Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Langkah Penanganan Asma Secara Mandiri

Asma
Asma

Mengobati asma bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan oleh dokter Anda sendiri. Penanganan asma mandiri merupakan bagian penting dari perawatan dan penanganan asma Anda, sehingga asma tidak  akan menyita seluruh waktu dan perhatian  Anda. Dokter dapat meresepkan obat untuk diminum setiap hari dan obat yang harus diminum untuk asma yang akut, tetapi tugas meminimalkan risiko serangan terjadinya asma dan merawat diri sendiri setiap hari adalah sebagian besar berada di tangan Anda dan keluarga. Mempelajari beberapa trik asma mandiri dapat membantu Anda dalam usaha menjaga agar asma Anda tetap terkontrol sehingga tidak mengganggu kehidupan sehari-hari Anda.

Gangguan asma dapat disebabkan, dipicu atau diperburuk oleh begitu banyak hal, dan yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan dari gejala-gejalanya. Selain obat-obatan, dokter Anda akan memberikan saran penting untuk membantu Anda dalam perawatan. Anggap saja sebagai rencana penangan asma Anda secara mandiri sendiri. Bagian penting dari perawatan diri asma adalah menghindari pemicu asma. Beberapa cara yang dapat membantu Anda jika Anda atau seseorang dalam keluarga Anda menderita asma, meliputi:

  1. Langkah pertama dan paling penting dalam asma mandiri adalah mengikuti perintah dokter Anda. Jangan berhenti minum obat harian hanya karena Anda merasa lebih baik. Jika dokter Anda telah meresepkannya untuk diminum setiap hari, pastikan untuk mengikuti instruksi dengan hati-hati dan mengevaluasinya setiap hari untuk memantau perkembangan kondisi Anda.
  2. Jika anda merokok, berhentilah. Terlepas dari apakah Anda menderita asma atau memiliki anak dalam keluarga Anda yang menderita asma tersebut, merokok adalah salah satu pemicu asma yang paling umum dikenali.
  3. Selalu jaga agar rumah bebas dari debu atau kurangi debu sebanyak mungkin. Debu adalah pemicu asma yang paling umum. Gunakan penyedot debu silinder sebagai pengganti penyedot debu vertikal dan penyedot debu yang memiliki kantong yang solid di dalam tabung untuk meminimalkan debu berhamburan kembali ke udara.
  4. Jika memungkinkan, singkirkan karpet dan gorden yang tebal karena merupakan perangkap debu yang dapat dengan mudah kutu debu berkembang biak. Jika Anda tidak dapat menyingkirkan karpet dan gorden yang tebal, sering-seringlah membersihkannya dengan penyedot debu berbentuk silinder.
  5. Hindari penggunaan bantal dan selimut bulu dan gunakan penutup plastik di kasur Anda. Kasur dan bantal dapat mengundang datangnya kutu debu. Hal yang sama juga berlaku pada hewan, boneka maupun dekorasi "lembut" lainnya.
  6. Tutup mulut dan hidung Anda dengan syal dalam cuaca dingin. Udara dingin merupakan pemicu asma yang umum.
  7. Jika asma Anda dipicu oleh alergi, pantau kualitas udara luar sehari-hari. Hindari ruangan yang terbuka dan wilayah yang berhubungan dengan musim yang ada serbuk sari seperti wilayah hutan, dan tetap berhati-hati jika kualitas udara berada pada  tingkat yang berbahaya.
  8. Jamur adalah penyebab umum yang memicu asma. Mencegah terjadinya jamur adalah bagian penting lain dari penanganan asma secara mandiri. Keringkan cucian basah dengan segera, bersihkan dan sterilkan kamar mandi secara teratur.  Singkirkan tanaman hias, karena jamur dapat tumbuh di tanah tempat tanaman hias berada.
  9. Bulu hewan peliharaan juga dapat memicu gejala asma. Jika Anda tidak dapat berpisah dengan hewan peliharaan karena hubungan emosional, setidaknya jauhkan dari kamar tidur untuk meminimalkan kontak Anda  dengan bulu hewan peliharaan.
  10. Menyadari akan setiap makanan atau alergi yang mungkin timbul dari makanan yang kita makan,  dan menghindari makanan, obat-obatan dan minuman yang menyebabkan reaksi alergi.

Posting Komentar untuk "10 Langkah Penanganan Asma Secara Mandiri"